Simple Way to Limit Download by Mikrotik

Bagi kita yang bergerak di usaha warnet bisa jadi sering kali merasa jengkel ketika mendapati koneksi kita menjadi lemot gara – gara salah satu atau bahkan banyak dari user kita melakukan aktivitas download yang banyak menghabiskan BW, untuk mencegah supaya koneksi kita tidak lemot dan bisa dibagi rata kepada semua user maka perlu kiranya kita melakukan limit download. di sini saya mau share cara simple melakukan limit download dengan menggunakan mikrotik.
Oke langsung saja kita bahas caranya :) , disini kita mengasumsikan BW yang kita miliki adalah 1MBps (paket Game dari Speedy). berikut adalah langkah – langkahnya :

1. yang pertama kita harus lakukan adalah membuat rule koneksi terlebih dahulu dengan cara => Ip firewall mangle : add chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=Download passthrough=yes protocol=tcp out-interface=Lan connection-bytes=250000-4294967295 comment=”Download”. berikut screenshootnya :

2. setelah membuat rule di atas selanjutnya kita membuat lagi rule yaitu rule paket dengan cara => => add chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=Download passthrough=no protocol=tcp out-interface=Lan connection-mark=Download. seperti tampak di gambar :

3. Selesai membuat rule paket itu kemudian kita buat queue type => add name=”download” kind=pcq pcq-rate=56000 pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000. seperti tampak di screenshoot

4. queue type sudah beres sekarang kita beralih ke queue tree => add=packet mark “download”=priority”1″=maxl limit”112″. screenshootnya seperti ini

oke sampai di sini sudah selesai kita melakukan limit download client namanya juga simple hehe. sekarang tinggal reboot mesin mikrotik kita lalu tinggal rasakan bedanya.,selamat mencoba :) CMIW…

Simple Way To Set Bridge and Dial PPPOE From Mikrotik

untuk meringankan kerja modem adsl kita, maka perlu kiranya kita menjadikannya bridge dan dial PPOEnya dari mesin mikrotik kita tanpa banyak ba bi bu berikut adalah cara setting modem sebagai bridge dan dial PPOE dari mikrotik.
disini saya menggunakan modem d-link type DSL-526B.
1. Langkah pertama adalah connect ke IP modem adsl kita dengan mengetikkan http://192.168.1.1 (default speedy) pada address bar IE kita seperti gambar berikut

2. Kemudian pilih advance setup dan pilih WAN dan pilih edit/add connection setelah itu rubah connection typenya menjadi brige seperti gambar berikut

3. Sampai di sini setting pada modem telah selesai selanjutnya kita melakukan setting pada mesin mikrotik kita silahkan buka winbox kemudian klik PPP, + dan PPPOE client maka akan ada tampilan seperti ini :

pada gambar yang dilingkari adalah nama dari PPPOE client kita (terserah) dan interface yang mengarah mikrotik yang mengarah ke modem.
4. Kemudian pilih tab Dial out pada form user dan password isikan user id dan password yang kita dapat dari telkom centang juga bagian “Use Peer DNS” apabila kita ingin menggunakannya seperti gambar berikut :

sampai disini kita telah selesai menjadikan modem sebagai bridge connection dan dial PPPOE dari mikrotik, jika sudah ada tanda “R” di depan PPPoE Client yang tadi kita buat, berarti PPPoE sudah tersambung dan anda bisa cek IP Public di bagian IP – Addresses.
sekian dan selamat mencoba CMIIW………

Belajar Mikrotik di VirtualBox

Berangkat dari keinginan besar untuk belajar mikrotik, tapi mendapat kendala kurangnya budget ya udah lah akhirnya saya memutuskan untuk belajar menggunakan VirtualBox yang bisa didownload di sini. setelah selesai mendownload dan menginstalnya di PC sekarang waktunya menginstal mikrotik  ke virtualbox, apabila  belum punya iso nya mikrotik silahkan didownload di sini dengan langkah – langkah sebagai berikut :

1. kita buka virtualbox dalam pc kita dan kita buat sebuah mesin baru di dalamnya maka akan muncul tampilan seperti ini :

2. setelah itu kita beri nama mesin yang baru kita buat di dalam VirtualBox beserta type OS yang akan kita instal di dalamnya jangan lupa klik next kalo sudah selesai :) , tampilannya adalah seperti ini :

3. kemudian kita set memory yang akan kita pakai  untuk mesin virtual kita di sini saya mengesetnya pada 128 MB, berikut tampilannya :

4. kemudian kita buat boot hardisk, klik next sampe muncul tampilan setting besaran kapasitas hardisk yang mau kita set untuk mikrotik virtual kita di sini saya buat kapasitas hanya 2GB :

5. kemudian klik next dan finish sehingga akan muncul tampilan berikut:

6. klik setting untuk dan pilih setting,pilih cd/dvdroom, kemudian pilih mount cd/dvd drive dan pilih iso image file (buat mount mikrotik iso nya),terakhir klik ok

7. klik networknya,pilih adapter 1 (kalau mau lebih adapternya,kemudian aktifkan adapter 2 sampai 4),klik enable, Attached to pilih Host-only Adapter,klik ok

8. setelah selesai klik start dan kita akan menginstal mikrotiknya dalam mesin kita :

9. Instal Mikrotiknya dan kalau sudah selesai maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini :

10. kemudian set IP untuk mikrotik virtual kita dan apabila kita menginginkan mikrotik bisa di remote menggunakan winbox maka kita harus masuk ke console virtual boxnya ,masuk ke command prompt . cd “Program Files\Sun\VirtualBox” dilanjutkan dengan VBoxManage setextradata <b>mikrotik<b/> “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/winbox/HostPort” 8291. yang saya bold adalah nama dari mikrotik kita jadi disesuaikan dengan nama mikrotik yang kita buat, kemudian ketikkan lagi VBoxManage setextradata mikrotikvirtual VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/winbox/GuestPort” 8291. sebelum konek ke winbox,set dulu ip address di adapter virtualbox host only network setelah itu silahkan download winbox dan selamat bereksplorasi dengan mikrotik virtual anda…maaf kalau kurang lengkap. tidak lupa saya ucapkan terima kasih buat para master mikrotik di sini  yang telah banyak membantu dalam belajar mikrotik. :D

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.